Thursday, December 30, 2010

XML dan RSS


Assalamu'alaikum ,

Teman-teman pasti sudah banyak yg tahu dan mencoba tentang apa ituh XML
sudah ngambil Praktikum Pemrograman Web kan ? :))
Sudah lupa beluuuum? ^.^v

Baiklah , saya akan memberi ulasan sedikit tentang apa ituh XML.
XML adalah singkatan dari  eXtensible Markup Language  yang merupakan suatu standar dari W3C untuk pertukaran data melalui Internet. XML merupakan bentuk khusus dari SGML (yang merupakan bahasa untuk mendefinisikan suatu bahasa penanda –  markup language) yang memungkinkan siapapun juga untuk mendefinisikan data yang menjadi isi dari dokumen melalui suatu definisi tag yang dibuat sendiri. XML ini merupakan suatu standar yang sifatnya terbuka. Tag yang ada pada XML memungkinkan pengembang mendefinsikan suatu XML  parser dari suatu peranti pengembangan sehingga dengan menggunakan file XML yang well­formed (diformat dengan baik - ada awal dan akhir tag atau "< /tag>" untuk tag yang hanya terdiri atas satu sisi seperti "< /P>" di HTML), isi dari suatu dokumen bisa dibaca dan dipahami oleh mesin. Berikut ini adalah contoh dari suatu format XML

<?xml version=”1.0” encoding=”UTF-8”?>
<penelitian>
<judul>Aplikasi Pencarian Informasi Seputar Islam Berbasis Web Semantic Menggunakan Engine Semantic-Bank</judul>
<peneliti>Ardini Windy Noviyanti.</peneliti>
<tahun>2010</tahun>
<institusi>UIN Maulana Malik Ibrahim Malang</institusi>
</penelitian>

Mohon Koreksinya jika ada kesalahan ^.^v

Selanjutnya , saya akan membahas tentang RSS.
Sering kita jumpai dalam blog atau web tentang RSS., tapi apakah kita mengetahui apah yg dimaksud dengan RSS ?
RSS merupakan kependekan dari Really Simple Syndication
RSS memudahkan dalam pembuatan sindikasi dari konten suatu situs web / aplikasi
RSS merupakan cara yang mudah dalam berbagi/melihat headline dan konten (misalnya berita terbaru)
File RSS akan otomatis ter-update jika terdapat konten baru
RSS ditulis dalam format XML (ituh alasan, mengapa kita perlu mengerti tentang XML) 

Mengapa perlu menggunakan RSS?
RSS didesain untuk menunjukkan sekelompok data yang terpilih. Tanpa RSS, pengunjung suatu situs harus mengecek situs tersebut setiap ingin melihat update terbaru, hal ini akan sangat menyita waktu (dan juga bandwidth). Dengan RSS feed (RSS sering disebut juga News feed atau RSS feed), para pengunjung dapat mengecek situs lebih cepat menggunakan RSS aggregator (situs atau program yang dapat membaca RSS feed, misal Mozilla Firefox Live Bookmark, fitur feed pada Opera).

Siapa yang  menggunakan RSS?
RSS akan sangat berguna untuk situs web yang sering diupdate, seperti :
Situs berita : me-list berita (judul, tanggal dan potongan beritanya)
Perusahaan : me-list berita dan produk baru
Kalender : me-list agenda terbaru dan hari penting
Untuk contoh penulisan RSS dalam XML , saya posting ditulisan berikutnya, mungkin agak nanti ya cz saya mw kekampus dulu..hehehe :)


How 'bout ontology and OWL?

Suatu ontologi merupakan spesifikasi dari suatu konsepsualisasi (Gruber, Tom:   2005). Ontologi merupakan suatu   deskripsi dari konsep serta relasi yang mungkin terdapat untuk suatu hal. Dalam kaitannya dengan web, ontologi   ini digunakan untuk mendeskripsikan suatu resource di web. Ontologi ini penting, karena dengan menggunakan   skema serta ontologi dari suatu resource, bisa digunakan peranti pengembang untuk mengembangkan peranti   lunak yang memungkinkan menampilkan arti serta keterkaitan suatu resource dengan resource lainnya. RDF telah   memungkinkan mendeskripsikan keterkaitan tersebut, sehingga tinggal mendeskripsikan arti dan kemungkinan keterkaitan dengan resource lain.

Jadi, sebuah ontology itu:
- merupakan domain spesifik
- mendefinisikan kelompok term pada domain dan relasi antar term tersebut
Meskipun sudah terdapat RDF yang memungkinkan suatu triple untuk bisa disimpan dalam format digital, tetapi masih terdapat pertanyaan tentang arti dari triple tersebut. Untuk memahami arti dari isi suatu RDF, diperlukan suatu ontologi serta skema. Saat ini, W3C telah membentuk suatu kelompok kerja untuk mengembangkan ontologi untuk web yang disebut sebagai OWL (Ontology Web Language).
OWL dimaksudkan untuk memproses isi suatu dokumen, tidak hanya sekedar mempresentasikan isi tersebut untuk manusia.  OWL bisa digunakan untuk merepresentasikan secara eksplisit arti dari suatu istilah dalam vocabulary, serta relasi antar istilah-istilah tersebut. Representasi serta saling keterkaitan itulah yang disebut sebagai ontologi. OWL merupakan revisi dari DAML+OIL. OWL mempunyai 3 sub bahasa, yaitu OWL Lite, OWL DL (Description Logics), serta OWL Full. 
  1. OWL Lite mendukung para pemakai yang terutama memerlukan hirarki klasifikasi, dan kendala­-kendala sederhana. 
  2. OWL DL  mendukung para pemakai yang menginginkan ekspresi maksimum dan tetap mempertahankan kelengkapan komputasional (semua kesimpulan dijamin bisa dihitung) dan mampu diputuskan (semua komputasi akan selesai dalam waktu tertentu).
  3. OWL Full  dimaksudkan untuk pemakai yang menginginkan ekspresi maksimum dan kebebasan sintaktik RDF tanpa jaminan komputasional. Sebagai contoh, dalam OWL Full, suatu kelas bisa diperlakukan secara simultan sebagai kumpulan individual dan sebagai individual dengan hak masing-masing.

^.~

Sejauh inih , postingan di blog saya , baru membahas literatur...
kenapa literatur? karena saya ingin mematangkan konsepnya dulu berdasarkan referensi-referensi yang saya dapat, sebelum melangkah ke tahap lebih lanjut.


Insya Allah setelah pengenalan komponen" yg berhubungan dengan semantic web ,, sesegera mungkin saya akan mengawali dengan memposting design interface utamanya...
Mohon do'anya agar dapat berjalan dengan lancar...


Terima Kasih
Salam,




Ardini Windy Noviyanti

What's RDF schema?

Saat posting tulisan inih, hp saya berbunyi ,, sebaris tulisan tampil di layar kecil saya, “kmu kuq sering kancilen sie?” , hehe… saya hanya tersenyum kecil J, alias ndak paham, apa sih kancilen ituh? sebangsa kancil kah? seperti cerita kancil mencuri timun? J

Sudahlah..hanya selingan saja kq, biar ndak terlalu serius J ..,
tweetdeck juga bunyi trus, puas juga habis bikin teman saya ngambek,xixixi.. maap ya ^.^v

è Back to Topic ç
Selanjutnya kita akan membahas RDFS…
Apa ituh RDFS? RDFS merupakan singkatan dari Resource Description Framework Schema , untuk lebih mudahnya kita baca dengan RDF Schema saja.
RDF schema adalah ekstensi dari RDF untuk mendefinisikan class, subclass dan properties dari resource RDF,

Elemen penting RDFS:
1) Core classes: rdfs:Resource, rdf:Proteperty, rdfs:Class, rdfs:datatype
2) Core properties: rdfs:subClassOf, rdfs:subPropertyOf
3) Core constraints: rdfs:range, rdfs:domain

Contoh ::
Sebuah contoh sederhana yang disajikan dalam bentuk diagram, menggambarkan penggunaan kosakata RDF Skema untuk mendeskripsikan kelas dan sifat, dan hubungan aplikasi level data.



Link Pendukung

Oia , tulisan inih saya temukan referensinya disini
Silahkan , bagi teman” yg ingin downlod e-booknya..but english only ., ^_~

Salam,


Ardini Windy Noviyanti

RDF

RDF singkatan dari Resource Description Framework (RDF)
RDF adalah spesifikasi yang dibuat oleh W3C sebagai metode umum untuk memodelkan informasi dengan menggunakan sekumpulan format sintaks.  Ide dasar  dari RDF adalah bagaimana kita dapat membuat pernyataan mengenai sebuah  resource Web dalam bentuk ekpresi “Subjet-Predikat-Objek”.  Dalam terminology RDF, SPO ini seringkali disebut dengan istilah N-triple. 

Subjek mengacu pada resource yang ingin dideksripsikan.  Predikat menggambarkan kelakuan atau karakteristik dari resource tersebut dan mengekspresikan hubungan antara subjek dan objek.   
Sebagai contoh, kita ingin mepresentasikan ide “Dokumen ini berjudul Jadwal 
Ujian dan dipublikasi oleh Jurusan TI UIN”.  Dengan menggunakan bentuk N-triple dari RDF, pernyataan kalimat tersebut dapat memiliki bentuk sebagai berikut: 

<http://www.uin-malang.ac.id/jadwal>
<http://purl.org/dc/elements/1.1/title> “Jadwal Ujian”
<http://www.uin-malang.ac.id/jadwal>
<http://purl.org/dc/elements/1.1/publisher> “Jurusan TI UIN”
 Selain menggunakan bentuk S-P-O (N-triple), 

Pernyataan tersebut dapat diekpresikan dengan menggunakan RDF/XML sebagai berikut:

<rdf:RDF
   xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
   xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
   <rdf:Description
rdf:about="http://www.uin-malang.ac.id/jadwal">
        <dc:title>Jadwal Ujian</dc:title>
        <dc:publisher>Jurusan TI UIN</dc:publisher>
   </rdf:Description>
</rdf:RDF>


 RDF stands for Resource Description Framework
RDF is a framework for describing resources on the web
RDF is designed to be read and understood by computers
RDF is not designed for being displayed to people
RDF is written in XML
RDF is a part of the W3C's Semantic Web Activity
RDF is a W3C Recommendation"

Temand" , sumber referensi saya dapatkan disini...

1) Jurnal Informatika, Vol. 3, No.1, Juni 2007:27-39 
2) http://www.w3schools.com/rdf/rdf_intro.asp


Semoga Bermanfaat,
Salam,




Ardini Windy Noviyanti



Apa ituh Semantic Web?

              Semantic web adalah sebuah web yang mampu untuk mendeskripsikan sesuatu dalam sebuah cara yang komputer dapat mengerti., semantic web bukan suatu  web terpisah tapi sebuah ekstensi dari yang sudah ada, yang mana informasi yang diberikan mempunyai pengertian definisi yang baik,  lebih baik dalam memungkinkan komputer dan manusia dapat bekerja sama. Karena sebagian besar perbendaharaan pengetahuan dibangun atas dua pilar utama yaitu semantic dan matematika, maka web semantic menyimpan potensi yang sangat besar. Pada web semantic, informasi akan diberi  tag, sehingga komputer akan mengerti maknanya.

          Semantic  web sendiri adalah perkembangan generasi web berikutnya  atau biasa disebut dengan web 3.0  yang merupakan  evolusi dari  World Wide Web  (WWW), yang dicetuskan pada tahun 2002.  Semantic  web didefinisikan sebagai sekumpulan teknologi  yang memungkinkan komputer memahami arti dari sebuah informasi berdasarkan  metadata, yaitu  informasi mengenai isi informasi. Dengan adanya metadata, komputer diharapkan mampu mengartikan hasil  masukan informasi sehingga hasil pencarian menjadi lebih detail dan tepat.  World Wide Web Consortium (W3C) mendefinisikan format metadata tersebut dalam bentuk Resource Description Format (RDF). Tiap unit dari RDF adalah 3 komposisi, yaitu subject,  predicate, dan  object.  Subject  dan  object adalah entitas yang ditunjukkan oleh teks. Sedangkan  predicate  adalah komposisi yang menerangkan sudut pandang dari  subject  yang dijelaskan object. Hal yang paling menarik dari RDF yaitu  object  dapat menjadi  subject  yang nantinya diterangkan oleh  object  yang lainnya. Sehingga object  atau masukan dapat diterangkan secara jelas dan detail, serta sesuai dengan keinginan  pengguna yang memberikan masukan. Dalam mencapai tujuannya, dibutuhkan pemberian  meaning  ke  dalam masing-masing content  (sebagai atribut) yang akan digunakan oleh teknologi web semantik ke dalam beberapa layer: (Jurnal Ilmu Komputer dan Informasi, Volume 2, Nomor 1, ISSN 1979 – 0732)


Berikut tabel evolusi web.

Static
Dynamic
Syntax
Semantic
Encoding
HTML
+ RDBMS
+ XML
+RDF/OWL
Creation
Manually
Generated by server-side applications
Generated by applications based on scheme
Generated by applications based on models
Users
Humans
Humans
Humans and applications
Humans and applications
Paradigm
Browse
Create/Query/Update
Integrate
Interoperate
Applications
Browsers
Browsers
Process Integration, EAI, BPMS, Workflow
Intelligent agents, Semantic engines


(Thanks for Mz Slametology, tabelnya sgt membantu dlm mendeskripsikan J)


Keterangan ::

 Web 1.0 
Web 1.0 merupakan teknologi Web generasi pertama yang merupakan revolusi baru di dunia Internet karena telah mengubah cara kerja dunia industri dan media. Pada dasarnya, Website yang dibangun pada generasi pertama ini secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif.   Berbagai  Website seperti situs berita “cnn.com” atau situs belanja “Bhinneka.com” dapat dikategorikan ke dalam jenis ini. 

Web 2.0 
Istilah Web 2.0 pertama kalinya diperkenalkan oleh O’Reilly Media pada tahun 2004 sebagai teknologi Web generasi kedua yang mengedepankan kolaborasi dan sharing informasi secara online. Menurut Tim O’Reilly, Web 2.0 dapat didefinisikan sebagai berikut: 
Web 2.0 adalah revolusi bisnis di  industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru tersebut.  Salah satu aturan terutama adalah: Membangun aplikasi yang mengeksploitasi efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengguna aplikasi tersebut” 

Web 3.0 / Semantic Web 
Semantic Web memiliki isi Web yang tidak dapat hanya diekpresikan di dalam bahasa alami yang dimengerti manusia, tetapi juga di dalam bentuk yang dapat dimengerti, diinterpretasi dan digunakan oleh perangkat lunak (software agents).  Melalui  Semantic Web inilah, berbagai perangkat lunak akan mampu mencari, membagi, dan mengintegrasikan informasi dengan cara yang lebih mudah

(Jurnal Informatika, Vol. 3, No.1, Juni 2007:27-39 )

Komponen" Semantic Web akan dibahas pada posting berikutnya ^_~

Semangat,



Ardini Windy Noviyanti

Wednesday, December 29, 2010

First Dream , First Posting

First of all,


welcome to my blog J

Actually, this is my first posting .
Di hari yang sama (di Malang udah jam 10.25am), ini juga sambil browsing materi image processing for matlab,  multitasking , I'm so excited. J


The reason why i made this blog,  sebenarnya blog inih untuk kepentingan saya pribadi terutama untuk mengikat komitmen kesungguhan belajar  saya, disini saya akan mencoba menuliskan progress belajar saya tentang web semantic… yang juga merupakan tema proposal penelitian yg saya ajukan. Semoga lolos J

Why I choose semantic web for research? hmm…ntah kenapa., semenjak 2 bulan yang lalu tepatnya Oktober 2010, saya tertarik dengan tema semantic web , saya mulai mencari-cari di intenet all ‘bout semantic web.. and the results is very interesting.
Pucuk dicinta, ulampun tiba, keinginan untuk belajar disambut dengan baik ketika salah satu dosen saya, memberi tahu saya , tentang informasi penelitian mahasiswa yang diselenggarakan oleh  Direktorat Pendidikan Tinggi Islam-Kementrian Agama RI, setelah saya konsultasi dengan dosen pembimbing akhirnya saya memutuskan untuk mengambil penelitian tentang web semantic. Big thank you for Allah SWT and my lecture, Mr.Asakuuki J

Sempat juga terpikir,  how if my research is declined ? hmm ,  it's no problem…saya tetap akan belajar, karena belajar gag harus menunggu proposal diterima ataupun ditolak , always keep learning.,

Tak lupa , ucapan terima kasih kepada::
1)    Orang tua saya, yg tak pernah bosan mendo’akan saya.
2)    Mz Dwi Kharisma, yg selalu membantu saya.
3)   Teman” 1 jurusan saya, Fina, Iva, Dj, Eva, Lulik, Lutfi, Catur dll
4)     Pak Fotocopy di kopma J
5
I don't know how to describe my feeling right now. I don't know why, but I really thankyou for all, who have helped me., thank you guys, for always supporting me. Semoga saya tetap konsisten untuk update iah. sering-sering baca juga. hehehe J, I hope i can post something yang bisa bikin kalian tertarik untuk baca.

Sincerely,



Ardini Windy Noviyanti